Thursday, 29 May 2014

// // Leave a Comment

Apa gejala penyakit jantung koroner?

Serangan Jantung Koroner
gejala Serangan Jantung
Penyakit jantung sering menghantui masyarakat Indonesia, terlebih dengan kebiasaan buruk yang mulai membudaya dewasa ini. Maka tak jarang banyak sekali yang menderita penyakit jantung koroner dari berbagai kalangan dari usia remaja hingga lansia. Mengingat penyakit jantung koroner merupakan penyebab kematian ketiga terbanyak di Indonesia, perlu dilakukan pencegahan agar angka penderita tidak semakin meningkat. Perlu Anda ketahui beberapa gejala sakit jantung koroner agar Anda bisa melakukan penanganan pertama saat gejala tersebut muncul.


Penyakit jantung koroner termasuk satu penyakit yang dapat menyerang secara tiba-tiba dan tidak terduga. Begitu pula dengan gejala sakit jantung koroner yang dirasakan secara mendadak dan cukup mematikan. Namun serangan yang tiba-tiba ini merupakan salah satu tanda bahwa penyakit ini sebenarnya telah lama mengendap dan tidak segera ditangani. Banyak sekali faktor pemicu yang mengakibatkan gejala penyakit jantung ini muncul. Faktor pemicu tersebut seperti konsumsi makan tinggi kolesterol, obesitas, jarang olahraga atau kurang mobilitas, stres, keturunan, dan masih banyak lagi yang lainnya.
Terdapat dua klasifikasi umum yang memiliki gejala sakit jantung koroner yang berbeda setiap kali menyerang.

Dua klasifikasi tersebut adalah angina dan myokard infark. Untuk angina, penderita akan merasakan ketidaknyamanan di daerah sekitar dada yang dipicu oleh stres dan ketidakstabilan emosi. Angina umumnya juga disertai dengan perasaan berat, ketidakmampuan bernafas, dan nyeri di beberapa bagian tubuh. Umumnya nyeri akan menyerang bagian dada yang menjalar ke ulu hati, rahang dan lengan kiri. Terkadang penderita juga mengalami mual, muntah, lemas dan keringat berlebih. Namun selama gejala ini terjadi, penderita jantung koroner angina bisa teringankan dengan istirahat cukup. Berbeda dengan angina, myocard infark tidak bisa mudah mereda. Karena tipe ini merupakan bentuk penyakit jantung yang parah ditandai dengan kematian otot jantung.

Selama Anda mengatasi penyakit jantung koroner Anda, mungkin saja penyakit tersebut tidak akan berbahaya bagi Anda. Anda bisa melakukan pola hidup yang sehat ketika gejala awal telah muncul. Anda juga bisa melakukan langkah pencegahan dengan sejak awal berkonsultasi ke dokter tentang gejala awal tersebut. Menghindari terjadinya myocard infark, maka Anda harus mengurangi makanan berkolesterol tinggi dan makanan cepat saji. Gejala sakit jantung koroner tentu saja dapat menjadi pertanda buruk, namun penyikapan secara positif dan intensif akan meringankan penyakit tersebut.

Namun jika timbul gejala sakit jantung koroner seperti nyeri dada hebat, mudah berkeringat, hingga hilangnya kesadaran maka Anda harus segera melakukan perawatan intensif di rumah sakit. Karena gejala lanjutan seperti ini telah menandakan kerusakan sebagian otot jantung. Pengontrolan emosi dan stres sangat berpengaruh pada kesehatan jantung untuk penderita jantung koroner. Melakukan latihan pernafasan dan yoga dapat menjadi solusi yang baik bagi penderita.

Kesimpulannya: Gejala sakit jantung koroner sangatlah bermacam namun diantara selalu diiringi dengan rasa tidak nyaman hingga nyeri pada bagian dada, rahang dan lengan sebelah kiri.

0 comments:

Post a Comment